sistem Tertanam bukanlah matakuliah yang mudah. Butuh meluangkan banyak tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan projek ini. Merangakai alat sampai koding. Dibutuhkan kerjasama diantara anggota kelompok.
Tapi itu enggak berlaku dikelompok kami
Saya berkelompok dengan uki, W, dan mas Br. Awalnya sih kami cuma haha hehe aja tiap ada tugas. Mungkin karena kami kurang serius. Eh, salah. Karena kami kurang referensi, sehingga menghambat pertumbuhan projek.
3 minggu sebelum UAS, kami mulai kalang kabut. Alat2 belum lengkap, koding juga bingung, mas Br entah gimana, demikian pula W.
Akhirnya hanya saya dan uki yang ngerangkai alat-alat. Dibantuin widi dan bobby, bafo dan anas, hube dan rio (Ahhh i finally found gentleman here) hehe..Oh, tak lupa dibantu sama mas Supri (laboran perangkat keras) serta pak Edi tampan.
saat saya bersama mas Br dan W, saya pun bilang:
“Hei, kalian tuh kemana ajah, dari kemarin cuma uki dan aku lho. Mbok ya gak usah nunggu sms. Mbok ya kalian nanya gimana projeknya, atau mau bikin kapan. Aku sama uki juga sama-sama gak tau dan sama-sama bingung”
si W alasannya buanyyaaaakk. Saya sampai bingung sendiri. Tapi saya senang, karena dia mau di suruh koding. Walau ya belum jadi sih. Tapi paling enggak ada niat dan saya serta uki tau akan hal itu.
Lain dengan mas Br. Duh, saya jadi bingung berhadapan dengan pria super sensitif seperti ini. Dy enggak banyak cakap kayak si W. Tapi rasa sensitif dy yang berlebihan bikin saya dan uki jadi gondok. Dieemmmm aja. Mbok ya kalo dirinya sebel, ngomonglah sama saya kalo saya udah bikin salah ke dia. Kalo dia diem, mana saya tau, saya udah salah apa.
Huff pria aneh. Ada juga ya ternyata pria super sensitif kayak gini? Kirain cuma cewe yang bersikap demikian, termasuk saya sih kadang-kadang..
Saya pikir, pria selalu ber logika ria dan fun. Saya kasian sama mas Br. Selalu diem. Saya pingin deh jadi temennya. tapi ya mbok jangan terlalu sensitif gitu donk. Bikin dongkol dan serba salah. Jadi cowo mbok yang punya semangat hidup, tahan banting, tahan goncangan, bermuka tebal, siap malu, cuek, punya prinsip, tegar dan enggak sensitip. Idih, susah-susah diciptakan untuk melindungi cewe, kok ternyata kalah sama cewe..
Girls Rules..!!! hahaha…saya merasa jadi penguasa yang jahat..
so, akhir sistem tertanam adalah bersitegang dengan mas Br, hmm trus saya jadi punya pengalaman ngutak atik PCB, nyolder, ngebor, dan pergi ke toko elektronik Sagan dan Audio..Hahhh akhir yang menyenangkan